Selasa, 03 November 2015

RESENSI NOVEL "TAJ MAHAL : KISAH CINTA ABADI"



Nama           : Sera Mutia
NPM            : 28213404
Kelas            : 3 EB 22

RESENSI NOVEL “TAJ MAHAL : KISAH CINTA ABADI”

Pengertian Resensi
          Resensi merupakan kata yang berasal dari bahasa Belanda yaitu “resentie” dan juga bahasa Latin recensio yang berarti mengulas kembali. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), resensi adalah mempertimbangkan, pengulasan, penilaian sebuah buku.
Resensi lebih dikenal dengan istilah ulasan atau bedah buku. Hal ini karena memang dalam resensi senantiasa mengulas sebuah buku baik buku fiksi atau nonfiksi, dari sudut pandang penilai (pembuat resensi) dengan berbagai norma-norma atau nilai – nilai yang ada. Resensi termasuk tulisan ilmiah yang memaparkan baik (keunggulan) dan buruk (kelemahan) suatu buku. Melalui resensi para pembaca dapat mengetahui isi suatu buku secara umum. Sehingga dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi pembaca untuk mengacu bacaan. Penulisan resensi dilakukan oleh orang yang mengerti tentang hal-hal yang terkait dengan isi buku tersebut serta paham dengan nilai- nilai atau norma- norma kebenaran yang ada. 

Kali ini saya akan mencoba meresensi sebuah buku novel :
“ Taj Mahal: Kisah Cinta Abadi “

Judul Asli     : Beneath a Marble Sky : A Novel of Taj Mahal
Penulis          : John Shors
Penerjemah  : Meithya Rose
Penerbi        : Mizan
Terbit          : Februari 2007 (cetakan 3)
Tebal            : 457 halaman

SINOPSIS
          Novel ini menceritakan tenyang kehidupan intrik kerajaan, percintaan, perselingkuhan, perang saudara dan kegilaan tahta.
Jahanara adalah anak dari Shah Jahan dan Mumtaz Mahal ia memiliki seorang kakak laki-laki Dara. Jahanara menceritakan bagaimana  kehidupan dia selama ini, kebebasan dan kasih sayang keluarganya membuat ia sangat merasa bahagia, tidak memandang kasta, kelas dan gender dalam lingkungannya. Ayahnya sangatlah bijaksana tidak seperti kebanyakan ‘kepala keluarga’ pada zaman itu. Ibunya sangatlah penyayang dan bijaksana, kakaknya Dara-pun memiliki pribadi yang baik yang selalu menginginkan perdamaian antara umat hindu dan islam. Namun semua kebahagian Jahanara mulai lenyap ketika masa remajanya harus ilang akibat di paksa melakukan perkawinan politik dan  ibunya yang sedang hamil besar saat kerajaan di terpa peperangan, dengan besar cinta ibunya, iya memaksakan diri agar ikut bersama ayahnya ke medan perang, akibatnya ketika di tenda perang ibunya meninggal setelah melahirkan adik Jahanara Aungrazeb. 

Ayah Jahanara mengalami duka yang mendalam setelah di tinggal ibunya, urusan kerajaan menjadi terbengkalai. Akhirnya ayahnya menitahkan penciptaan istana pualam, istana yang megah yang pernah ada di muka bumi ini, yang dirancang berdasarkan citra surga dalam Al-Qur’an. Semua itu atas permintaan terakhir sang ibunda, Mumtaz Mahal kepada Shah Jahan ayahnya. Dan juga sebagai jejak terakhir raga istrinya. Dengan bantuan Isa, arsitek berdarah Persia, ditambah dua puluh dua ribu pekerja dan ratusan gajah, ia berhasil mewujudkan Lambang Keagungan Cinta yag diberinya nama: Taj Mahal. Selama sebelas tahun pembangunan Taj Mahal, Jahanara menemukan bahwa ia jatuh hati terhadap Isa, mereka menjalani hubungan terlarang di belakang suami Jahanara.

UNSUR INTRINSIK NOVEL 
1.    Tema : kehidupan intrik kerajaan, percintaan, perselingkuhan, perang saudara dan kegilaan tahta.
2.     Latar belakang :India, Kerajaan Agra
3.     Waktu  :  sekitar Abad ke 16
4.    Suasana : Menyenangkan, menyedihkan, mengharukan, menegangkan.
5.    Alur : alur mundur.
6.    Sudut pandang : orang pertama , Jahara
    7.  Gaya bahasa : menggunakan bahasa yang agak sulit di mengerti oleh pembaca biasa, banyak kalimat sastra.
8.    Amanat :   Kebahagiaan adalah sesuatu yang patu7t anda pertahankan
9.     Penokohan :
·      Putri jahanara sebagai tokoh utama prontagonist
·      Pangeran Aurangzeb/ Sultan Alamgir sebagai tokoh utama antagonist
·      Sultan syah jahan sebagai tokoh utama prontagonist
·      Permaisuri Arjumand / Mutaz mahal sebagai tokoh utama prontagonist
·      Dara sebagai tokoh utama prontagonist
·      Isa sebagai tokoh utama prontagonist

KEUNGGULAN
Banyak sekali kisah yang mengharukan, bagaimana kisah cinta Shah Jahan dan Mumtaz Mahal di ceritakan akan membuat anda sangat  terharu, cinta dan rasa sakit yang di alami Shah Janan sungguh memilukan. Ada bagian yang sangat romantis adapula bagian dimana kita merasakan kepedihan Jahara. Ia di gambarkan sebagai gadis yang pintar dan sedikit pemberontak namun menyimpan begitu banyak luka dalam dirinya, bagaimana ia di tinggalkan ibu, lalu kakaknya dan adiknya menjadi gila tahta yang bahkan tega memenjarakan dirinya dan sang ayah. Melihat ayahnya di penjara cukup membuat ia terjatuh dalam hidupnya namun ia mulai bangkit lagi ketika ia menemukan Isa, seseorang yang dia anggap memiliki kehidupan yang sama dengan dia, di tinggalkan oleh orang orang yang mereka sayang. Novel ini akan mengaduk aduk emosi anda, mengingatkan kita kembali bahwa Taj Mahal di bangun dengan penuh keagungan cinta di dalamnya.

KELEMAHAN
Namun ada beberapa kekurangan dalam novel ini, dengan cerita yang begitu menakjubkan kita akan sedikit di buat kecewa dengan penyelesaian ending yang kurang memuasakan, adapula beberapa kata sastra yang harus kita artikan telebih dahulu agar kita bisa mengerti. Untuk pembaca dari kalangan biasa akan sedikit sulit untuk mengartikan kalimat ataupun kata-kata sastra, tidak dengan pembaca sastra yang mungkin akan sangat menyukainya.  Namun untuk overall novel ini patut di perhitungkan dalam list anda.

Tentang Pengarang
Pengarang novel ini John Shors, adalah seorang pengembara yang telah lama tinggal di Jepang. Berkelana ke sepuluh Negara, dan mendaki Himalaya. Buku Taj Mahal yang sebenarnya berjudul “Beneath a Marble Sky” ini adalah novel bertajuk kehidupan intrik kerajaan, percintaan, perang saudara dan kegilaan tahta menjadi novel debutan yang banyak pujian dan masuk dalam kategori Best Seller dunia. Penulis berdarah asing ini menuangkan diksinya yang sempurna ditiap untaian kalimat-kalimat didalamnya, sehingga mampu membuat pembaca terbuai dan masuk ke masa silam kerajaan Hindustan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar