IBU
Ibu,
Dimana kah kau ?
Dimana kau simpan keteduhan mu ?
kasih, peluk, dan hangat mu tak lagi ku rasa
Kini aku bagai di telan masa.
Sekeras petir teriak-ku
Hilanglah sesak ku
Sederas Hujan menangis-ku
Terkikis perih ku
Ibu,
Seabadi cinta dan kasih ku
Setulus hati dan jiwaku
Kau kan abadi di hati
setahun, sepuluh tahun, bahkan seribu tahun lagi.
By : Sera Mutia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar